M E M O R I (Doc: pinterest) . “Bila tak ada lagi percaya, jangan dulu buru – buru mundur, kita bisa merajut kenangan, memutar ingatan pada masa silam” aku percaya kau akan baik- baik saja. Sekarang ku mantapkan langkah menuju jalan pulang, mandi air panas, biar besok aku siap menjalani hari – hari tanpamu. Mataku tertuju pada sebuah potret yang terbingkai rapi diatas meja, aku setengah tertawa mengingat kejadian hari itu. Ketika aku memaksamu untuk wefie, kau bilang begini “Kita gak boleh sering – sering wefie, karena kita kan ketemu setiap hari, kita bisa pandang - pandangan sepuas -puasnya” sekarang mungkin kau akan mengerti bahwa foto berdua itu memang perlu, apaagi ketika saat seperti ini tiba. Oh iya, aku baru saja selesai memasak indomie telur kornet, makanan kesukaanmu kala itu, nanti ketika kau pulang dan waktu masih milik kita, aku pasti akan buatkan lagi, persis seperti kesukaanmu. Kenapa kau belum berkabar. Hujan sedang nakal ...