Skip to main content

Nada tak Berirama

 

Nada melantun rintik – rintik tak bergema

Suara dari pensil yang ditoreh pada helaian kertas,

Ujung yang tak kunjung menemui akhir

Angin masuk pelan – pelan lewati jendela

Rasakan garis yang tergaris pada lengan sepi

Tak berirama, namun tak hampa

Bulan curi – curi gelap malam

Tak lagi yakin dengan cahayanya

Melepas rona tak bersalah,

Hujan lalu turun menyelami hati

Hati yang sedari tadi tak bicara

Dingin – dingin mulai meresapi bulan yang kesepian

Gelap lalu datang tanpa nada

Lalu semua riuh tak bernada, tak berirama.


Yulia Deswati

(Padang,28 Mei 2016)

Comments